PEREMAJAAN ORGAN WANITA

 

 

Seringkali klien-klien wanita datang berkonsultasi dengan latar belakang mereka sebagai ibu dari beberapa orang anak; dan mereka bertanya-tanya bila ada prosedur medis yang dapat mengembalikan bentuk dan sensasi organ kewanitaan mereka seperti semula saat mereka muda dan belum melahirkan. Hal ini merupakan masalah yang cukup tersembunyi dan sensitif, dalam arti tidak semua wanita berani berterus terang untuk menyampaikan hal ini terkait adanya batasan budaya timur yang masih menganggap hal ini tabu untuk diungkapkan.

 

 

Di saat proses bersalin, otot-otot dinding vagina dan jaringan-jaringan ikat di sekitarnya meregang dan mungkin ada beberapa seratnya yang bahkan terputus. Pascapersalinan secara alamiah otot-otot akan mengencangkan diri dan jaringan ikat di sekitarnya juga akan menyusutkan diri kembali ke bentuk anatomi normalnya seperti saat sebelum bersalin. Pada wanita-wanita berusia muda hal ini pasti terjadi. Tetapi sejalan dengan bertambahnya usia dan pengalaman kejadian bersalin yang berulang, maka daya kontraksi otot menjadi berkurang/jenuh, jaringan ikat semakin berkurang sifat kelenturannya sehingga akibatnya dinding vagina menjadi kendur dan kehilangan daya cengkeram. Hal ini mempengaruhi sensasi saat terjadi hubungan seksual, dan ini menjadi hal yang paling sering dikeluhkan oleh klien. Prosedur operasi estetik untuk mengkoreksi kekenduran otot vagina disebut vaginoplasty.

 

 

Seperti juga otot-otot dinding vagina, bibir dalam vagina juga akan meregang karena dorongan kepala janin selama proses persalinan. Berbeda dengan dinding vagina yang tebal dan struktur penyokongnya jaringan otot, bibir dalam vagina hanya terdiri atas jaringan ikat yang tipis sehingga kemampuan kembali ke bentuk anatomi normal semula lebih kecil. Sejalan dengan bertambahnya usia dan pengalaman kejadian bersalin yang berulang, maka jaringan ikat bibir dalam vagina semakin berkurang sifat kelenturannya sehingga bentuk bibir dalam vagina menjadi kendur dan menjulur keluar melewati daerah bibir luar vagina. Ketebalan bibir dalam vagina pada wanita rata-rata berkisar 2 – 3 mm, dan pada keadaan sangat teregang dapat mencapai 2 – 3 kali ukuran semula. Keluhan yang sering diungkapkan klien adalah ketidaknyamanan terutama bila terjadi pergesekan antara kelebihan bibir dalam vagina dengan celana dalam atau pergesekan antara kelebihan bibir dalam yang terdorong masuk ke dalam rongga vagina saat berhubungan seksual. Prosedur operasi estetik untuk mengkoreksi bentul bibir vagina ini disebut labiaplasty.

 

 

Operasi koreksi otot vagina (vaginoplasty)

 

Prinsip koreksi otot vagina adalah dengan membuat sayatan bukaan di selaput lendir dinding belakang vagina untuk mencapai otot-otot dinding vagina, kemudian otot-otot diiris, dikencangkan dan dijahit dengan benang yang diserap. Kelebihan otot, jaringan lunak, dan jaringan selaput lendir dibuang, sayatan bukaan kemudian ditutup dan dijahitkan dengan benang yang diserap. Bekas luka operasi tidak akan terlihat karena berada di dalam rongga vagina.

 

 

Prosedur operasi ini baik bilamana dapat dilakukan dalam tim yang terdiri dari seorang dokter ahli kebidanan dan seorang ahli bedah plastik. Dengan demikian, ketepatan anatomi dan hasil akhir pascaoperasi akan tercapai memuaskan.

 

 

Operasi koreksi bibir dalam vagina (labiaplasty)

 

Langkah-langkah koreksi bibir dalam vagina lebih sederhana, pertama-tama dokter membuat desain tebal bibir dalam vagina atas dasar perbandingan relatif dari tebal bibir luar vagina. Tebal bibir dalam dihitung dari tepi dalamnya. Kemudian membuat sayatan di batas desain tsb dan membuang kelebihan kulit dan jaringan bibir dalam vagina. Hasil akhir yang baik adalah bila bibir dalam vagina tersembunyi/tidak melebihi gundukan bibir luar vagina, serta tercapai simetris antara kiri dan kanan. Tepi-tepi sayatan kemudian ditutup dan dijahitkan dengan benang berukuran halus yang diserap. Bekas luka operasi tidak akan terlihat karena berada di tepi luar bibir dalam vagina dan terhalang oleh bibir luar vagina.

 

 

 

Persiapan praoperasi

 

Tidak ada pemeriksaan khusus menjelang operasi jika klien memilih pembiusan setempat (sadar, tidak tidur). Tetapi, atas pertimbangan kemudahan prosedur operasi dan kenyamanan klien, seringkali prosedur ini dilakukan dalam pembiusan umum (tidur). Jika klien memilih pembiusan umum, biasanya dokter ahli bius akan memintakan pemeriksaan darah praoperasi. Karena seringkali klien berusia di atas 40 tahun, dokter bedah plastik akan menganjurkan klien untuk memeriksakan kondisi kesehatan jantung dan paru-parunya terlebih dahulu untuk menjamin operasi kelak berlangsung secara aman.

 

Untuk kepentingan penyembuhan luka dan hasil akhir yang baik, klien disarankan untuk tiidak merokok dan minum alkohol 3 minggu sebelum dan sesudah operasi. Operasinya sendiri memakan waktu kurang dari 2 jam, atau sekitar 3 jam bila dikerjakan sekaligus vaginoplasty dan labiaplasty.

 

 

Pascaoperasi dan penyembuhan

 

Selama 1 minggu pascaoperasi bekas luka operasi baik berada dalam kondisi lembab dan steril, tetapi tidak basah. Klien biasanya akan mengalami perasaan tidak nyaman atau nyeri ringan selama ± 1 minggu pascaoperasi yang berangsur-angsur hilang/reda setelah minggu ke-2. Setelah minggu ke-2 biasanya klien akan merasa seperti tertarik-tarik, dan sensasi ini akan berangsur-angsur reda sampai 1 bulan pascaoperasi.

 

Klien diharuskan puasa berhubungan badan selama 6 sampai 8 minggu pascaoperasi. Hasil akhir bentuk vagina atau bentuk bibir dalam vagina baru akan terlihat baik dan terasa nyaman setelah 2 bulan pascaoperasi. Setelah 2 bulan, klien boleh beraktivitas seperti biasa, termasuk berolah raga dan berhubungan badan.

 

KONSULTASI ESTETIK

dr.Ahmad Fawzy, SpBP

 

KONSULTASI ONLINE

 

Di era teknologi informasi yang memfasilitasi efisiensi waktu dan kemudahan berkomunikasi di mana saja, kami juga menyediakan kesempatan untuk Anda  dapat berkonsultasi online lewat pesan singkat / surat elektronik di sini,

 

 

OPERASI GRATIS

SUMBING BIBIR

 

dr. Ahmad Fawzy, SpBP dan Rumah Sakit Juwita Bekasi menyelenggarakan program operasi gratis untuk pengidap sumbing bibir yang tidak mampu biaya operasi. Syarat dan ketentuan rinci  untuk disertakan dalam program ini dapat Anda lihat di sini, atau silakan hubungi:

 

RS Juwita Bekasi

Jl. M. Hasibuan 78 Bekasi

021 8829590 / 021 8829591

(dengan ibu Evi)

 

 

/html>