KOREKSI KELOPAK MATA

 

 

Mata adalah jendela jiwa kita. Ungkapan ini seringkali kita dengar, sehingga tidak heran begitu banyak orang yang mendambakan penampilan mat yang indah. Keinginan memiliki lipatan kelopak atas mata yang cantik adalah hal yang sering disampaikan oleh klien kepada dokter bedah plastik di Asia. Tidak hanya klien wanita, klien pria pun seringkali menyampaikan keinginan serupa. Selain alasan tersering untuk mempercantik bentuk lipatan kelopak atas mata, alasan lain yang juga sering disampaikan adalah tidak adanya lipatan kelopak atas mata pada golongan etnis oriental. Prosedur operasi untuk mengoreksi penampilan kelopak atas mata disebut (upper) blepharoplasty; secara khusus bila prosedur ini dilakukan pada klien dari etnis Asia yang notabene tidak memiliki lipatan kelopak mata maka prosedur ini disebut oriental blepharoplasty.

 

Operasi perbaikan kelopak mata tidaklah rumit secara teknik operasi. Operasi tersebut dapat dilakukan dalam keadaan pembiusan setempat (sadar, tidak tidur), dan waktu operasi + 1 jam. Namun, tidak berarti jenis operasi ini mudah, perlu kecermatan dan ketepatan yang tinggi untuk mencapai hasil akhir pascaoperasi yang ideal.

 

 

Operasi kelopak mata (upper blepharoplasty)

 

Prinsip membuat lipatan kelopak atas mata adalah membuang kelebihan lemak pada daerah yang direncanakan pembuatan lipatan kelopak mata, mengurangi kelebihan kulit pada daerah yang dikurangi jaringan lemaknya, serta melekatkan kulit sisa di tarsus (jaringan rawan di dasar kelopakmata).

 

Ada beberapa kiat yang menjadi pedoman dokter bedah plastik dalam mencapai penampilan kelopak atas mata yang segar dan cantik. Kiat-kiat tersebut dijabarkan dalam 5 “S”, yaitu shape atau bentuk lipatan kelopak atas mata, size atau ukuran lipatan, slant atau derajat kemiringan lipatan kelopak atas mata, symmetry atau keseragaman kedua kelopak atas mata kanan dan kiri, serta scar atau parut bekas luka operasi yang tersamar.

 

Adapun bentuk dan kelengkungan desain kelopak atas mata adalah hal pertama yang sangat penting didiskusikan antara klien dan dokter. Hal ini berkaitan erat dengan hubungan desain lipatan kelopak mata dengan bentuk keseluruhan struktur mata luar (jarak antar mata, bukaan mata, bentuk alis mata, dll) dari klien. Dalam hal ini, penggunaan instrumen bantu fotografi sangat membantu dalam hal memberi gambaran kepada klien bentuk desain kelopak mata pra- dan pascaoperasi.

 

Kemudian selain bentuk, ada beberapa ukuran yang penting dicermati dalam tujuan menghasilkan bentukan kelopak atas mata yang segar. Ukuran-ukuran tersebut antara lain ukuran tinggi kelopak atas mata, ukuran bukaan normal mata, ukuran jarak antara desain lipatan kelopak atas mata dengan batas bawah alis mata, dan jarak titik awal desain lipatan dengan batas pangkal hidung.

 

Kemiringan bentuk kelopak mata seringkali luput dari perhatian dalam prosedur operasi kelopak atas mata. Sumbu mata ditarik sebagai garis maya antara sudut mata dalam (medial canthus) dan sudut mata luar (lateral canthus). Survei menyebutkan mata yang cantik memiliki kemiringan sumbu mata terhadap garis horizontal, seperti mata kucing. Dalam ukuran desain, sudut mata luar harus sedikit lebih tinggi 2-3 mm daripada sumbu horizontal sudut mata dalam.

 

Selama prosedur operasi berlangsung, kelopak atas mata terus dievaluasi berulang-ulang untuk mencapai ketepatan/presisi yang baik, serta keseragaman antara kelopak atas mata kanan dan kiri. Tidak akan pernah terjadi tingkat ketepatan 100%, karena Tuhan Sang Maha Sempurna sendiri tidak pernah menciptakan manusia dalam bentuk kanan-kiri yang benar-benar sama. Yang penting sekali diusahakan adalah tingkat perbedaan seminimal mungkin antara kelopak atas mata kanan dan kiri. Sedapat mungkin batas perbedaan tersebut kurang dari 1 mm.

 

Kulit kelopak atas mata adalah kulit paling tipis di antara kulit di anggota-anggota tubuh yang lain, dengan ketebalan kurang dari 1 mm. Kelopak atas mata juga memiliki sifat jaringan kulit yang longgar. Setiap luka atau perlukaan yang terjadi di kelopak atas mata akan memberikan parut bekas luka yang baik karena tidak ada ketegangan kulit selama penutupan dan penyembuhan luka. Dalam hal operasi kelopak atas mata, luka sayatan akan ditutup dengan teknik jahitan di dalam kulit sehingga memberikan kenyamanan dan tidak memberi tanda/bekas. Dalam 7 hari setelah prosedur operasi, saat kekuatan pertautan jaringan dan kematangan penyembuhan luka sudah mencapai 80%, jahitan dapat dilepaskan.

 

 

Oriental blepharoplasty


 

 

Persiapan praoperasi

 

Tidak ada pemeriksaan khusus menjelang operasi kelopak mata jika klien memilih pembiusan setempat (sadar, tidak tidur). Jika klien memilih pembiusan umum (tidur), biasanya dokter ahli bius akan memintakan pemeriksaan darah praoperasi. Bila klien berusia di atas 40 tahun, dokter bedah plastik akan menganjurkan klien untuk memeriksakan kondisi kesehatan jantung dan paru-parunya terlebih dahulu.

 

Untuk kepentingan penyembuhan luka dan hasil akhir yang baik, klien disarankan untuk tiidak merokok dan minum alkohol 3 minggu sebelum dan sesudah  operasi. Operasinya sendiri memakan waktu 1 - 2 jam, atau sekitar 3 jam bila dikerjakan sekaligus kelopak atas dan bawah mata.


   

Pascaoperasi dan penyembuhan

 

Klien biasanya akan mengalami bengkak dan biru-biru hebat selama ± 1 minggu pascaoperasi di sekitar mata,dahi (pada op kelopak atas mata); tampilan ini berangsur-angsur hilang setelah minggu ke-2. Setelah minggu ke-2 biasanya klien akan merasa seperti tertarik-tarik, dan sensasi ini akan berangsur-angsur reda sampai 1 bulan pascaoperasi.

 

 

 

Klien boleh make-up setelah 2 minggu pascaoperasi untuk menyamarkan bengkak dan biru. Hasil akhir kelopak mata yang baru akan terlihat baik dan terasa nyaman setelah 2 bulan pascaoperasi.

 

KONSULTASI ESTETIK

dr.Ahmad Fawzy, SpBP

 

KONSULTASI ONLINE

 

Di era teknologi informasi yang memfasilitasi efisiensi waktu dan kemudahan berkomunikasi di mana saja, kami juga menyediakan kesempatan untuk Anda  dapat berkonsultasi online lewat pesan singkat / surat elektronik di sini,

 

 

OPERASI GRATIS

SUMBING BIBIR

 

dr. Ahmad Fawzy, SpBP dan Rumah Sakit Juwita Bekasi menyelenggarakan program operasi gratis untuk pengidap sumbing bibir yang tidak mampu biaya operasi. Syarat dan ketentuan rinci  untuk disertakan dalam program ini dapat Anda lihat di sini, atau silakan hubungi:

 

RS Juwita Bekasi

Jl. M. Hasibuan 78 Bekasi

021 8829590 / 021 8829591

(dengan ibu Evi)