HATI-HATI MEMILIH DOKTER


 

 

Tindakan estetik relatif tidak murah dibandingkan terapi medis lainnya. Selain itu, harga yang mesti dibayarkan bukan hanya sekedar jumlah nominal uang, namun yang lebih penting daripada itu adalah risiko-risiko yang terkait daripada prosedur-prosedur estetik bila tidak dilakukan secara benar.

 

Sebagai calon klien (atau pasien), Anda harus bijaksana dalam mengambil keputusan. Anda hendaknya waspada atas kerancuan informasi yang ada di masyarakat karena saat ini sedemikian marak klinik-klinik dan tempat-tempat praktik bersama dokter-dokter dengan tajuk dokter ahli kecantikan, dokter ahli bedah kecantikan atau dokter ahli bedah kosmetik. Perlu diketahui bahwa di dalam tatanan tertulis yang resmi di Kementrian Kesehatan maupun di Ikatan Dokter Indonesia, TIDAK ADA yang namanya dokter ahli kecantikan maupun dokter ahli bedah kecantikan.

 

Bilamana ada dokter yang mempromosikan namanya dengan titel seperti yang disebutkan di atas, hal itu hanya pembodohan masyarakat. Seringkali dokter tersebut sebenarnya hanya dokter tanpa pendidikan spesialisasi resmi kecuali kursus-kursus informal atau pelatihan ilmu kecantikan, namun merasa berhak melakukan prosedur estetik. Anda dan juga masyarakat secara umum harus mengerti bahwa yang legal dan resmi diakui oleh Kementrian Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia untuk berpraktik di bidang medis estetik hanyalah dokter spesialis kulit dan kelamin (ada akhiran titel SpKK di belakang nama dokter) dan yang diakui untuk berpraktik di bidang bedah estetik adalah dokter spesialis bedah plastik (akhiran titel SpBP).

 

Bahkan bila merujuk kepada peraturan perundang-undangan yang mengatur kompetensi, hak dan kewajiban dokter non-spesialis, penyimpangan kewenangan tersebut menjadi sangat ekstrem. Kompetensi dokter umum dan dokter non-spesialis hanya sebatas menegakkan diagnosis penyakit, setiap hal yang berkaitan dengan penatalaksanaan/terapi harus dilakukan oleh dokter spesialis kecuali bila di dalam lingkup area dokter umum yang bersangkutan tidak ada dokter spesialis yang bersesuaian.

 

Sayangnya Kementrian Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia belum bertindak cepat menertibkan dokter-dokter non-kompeten yang berpraktik estetik seperti ini, meskipun praktik seperti ini sangat potensial membodohi bahkan membahayakan masyarakat awam. Sementara hal ini mungkin sedang dalam pembahasan ataupun proses ratifikasi dari pihak-pihak yang berwenang menegakkan peraturan, ada baiknya Anda dan masyarakat secara umum untuk lebih kritis dan waspada; tidak usah sungkan atau ragu meminta klarifikasi dokter perihal kompetensinya.

 

Jangan merasa sungkan atau malu bertanya kepada dokter Anda apakah dokter ybs merupakan lulusan spesialis kulit atau lulusan spesialis bedah plastik, serta asal lulusan spesialis dari institusi universitas negeri mana. Bahkan bolah saja meminta dokter Anda untuk memperlihatkan sertifikat lulus pendidikan spesialisasinya. Tidak harus merasa tidak enak, karena bila dokter tersebut benar maka dia tidak akan merasa tersinggung. Apalagi dalam hubungan dokter-klien, yang secara hukum diterangkan sebagai transaksi medis, Anda sebagai calon klien dibenarkan untuk mengetahui secara rinci siapa mitra transaksi yang akan Anda bayarkan nominal jasa medis (yang relatif tidak murah).

 

Tetapi tentu ada cara yang lebih ‘beradab’, yaitu carilah lewat halaman pencari semacam Google atau Yahoo!, yang saat ini mudah diakses lewat piranti komputer mini bahkan lewat telepon genggam. Masukkan kata kunci nama dokter nya, atau telusuri lewat situs resmi PERAPI (perhimpunan ahli bedah plastik Indonesia) atau PERDOSKI (perhimpunan dokter spesialis kulit-kelamin Indonesia) apakah nama dokter tersebut resmi diakui.

 

Jika hasil penelusuran negatif bahkan jika nihil, sebaiknya Anda sebagai calon klien harus lebih waspada dalam menetakan keputusan apakah jadi dilakukan prosedur oleh dokter yang Anda sidik. Hal ini penting karena bila tindakan estetik dilakukan oleh dokter yang tidak kompeten maka risiko komplikasi dari yang ringan sampai risiko kecacatan akan cukup tinggi. Di dalam agama (Islam) ada ajaran yang berbunyi: “Jika sesuatu hal/pekerjaan tidak diserahkan/dilakukan oleh ahlinya, maka tinggal tunggulah suatu saat datang kehancurannya.”

 

Tentunya Anda tidak ingin mengeluarkan uang untuk hasil akhir yang tidak sesuai harapan ‘bukan? Dan tentunya Anda setuju bahwa kecantikan adalah sesuatu yang berharga, seperti juga kesehatan kita. Dalam perumpamaan lain, misalkan Anda memiliki mobil Mercedes kesayangan Anda dan pada suatu saat Anda harus melakukan perawatan atau perbaikan pada mobil kesayangan Anda itu – Apakah Anda percaya sembarang montir atau memilih mencari bengkel dan mekanik khusus Mercedes?

 

 

 

Kiat Untuk Menjadi Sehat Dan Cantik

 

Terlepas dari kontroversi seputar ahli-ahli kecantikan non-kompeten tersebut, masalah kecantikan secara fisik (outer beauty) dapat dirintis dengan pola hidup yang tepat sejak dini. Kiat untuk menjadi sehat dan cantik itu tidak sulit; antara lain dengan mengkonsumsi makanan sehat, berusaha selalu santai dan tidak mudah stress, cukup istirahat dan tidur dalam lama dan mutu yang cukup, menjaga kebersihan diri, membatasi konsumsi alkohol dan rokok, serta berolah raga secara teratur.

 

Yang juga sering luput dilakukan adalah banyak tertawa. Tertawa adalah latihan terbaik untuk otot-otot wajah sehingga kelak mempertahankan kesan muda lebih awet. Di sisi lain, tertawa adalah wujud kita untuk bergembira dan mensyukuri nikmat Tuhan. Jangan pernah lupa bahwa pada dasarnya Tuhan sudah menciptakan manusia dengan bentuk rupa sebaik-baiknya, dan atas semua keberkahan yang Dia berikan manusia wajib mensyukuriNya.

 

 

KONSULTASI ESTETIK

dr.Ahmad Fawzy, SpBP

 

KONSULTASI ONLINE

 

Di era teknologi informasi yang memfasilitasi efisiensi waktu dan kemudahan berkomunikasi di mana saja, kami juga menyediakan kesempatan untuk Anda  dapat berkonsultasi online lewat pesan singkat / surat elektronik di sini,

 

 

OPERASI GRATIS

SUMBING BIBIR

 

dr. Ahmad Fawzy, SpBP dan Rumah Sakit Juwita Bekasi menyelenggarakan program operasi gratis untuk pengidap sumbing bibir yang tidak mampu biaya operasi. Syarat dan ketentuan rinci  untuk disertakan dalam program ini dapat Anda lihat di sini, atau silakan hubungi:

 

RS Juwita Bekasi

Jl. M. Hasibuan 78 Bekasi

021 8829590 / 021 8829591

(dengan ibu Evi)